0

Diperkosa dan Dibunuh Namun Pelakunya Tidak Ditemukan

Diperkosa dan Dibunuh Namun Pelakunya Tidak Ditemukan

Diperkosa dan Dibunuh Namun Pelakunya Tidak Ditemukan

Diperkosa dan Dibunuh Namun Pelakunya Tidak Ditemukan

Diperkosa dan Dibunuh Namun Pelakunya Tidak Ditemukan-Seiring dengan kemajuan sains dan teknologi. Semakin banyak kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang bisa diselesaikan melalui pemeriksaan DNA. Sebelum adanya teknologi ini, dapat dikatakan cukup sulit untuk menangkap pelaku suatu kasus pemerkosaan dan pembunuhan. agen poker terpecaya

Begitu juga dengan kasus yang terjadi pada tahun 1991 di Kota Jiaozuo, Provinsi Henan, China ini. Seorang guru sekolah dasar bernama Wei yang berasal dari Desa Hewan, Kotapraja Wuliyuan, Kabupaten Xiuwu diperkosa dan dibunuh saat ia tengah berada di luar rumah.

Meskipun ada sperma yang ditemukan, namun pelakunya tidak dapat terlacak hingga 25 tahun kemudian.

Pada suatu siang, Wei mengendarai sepeda motor untuk membawa anak laki-lakinya ke dokter, sekaligus membelikan baju untuk anak perempuannya. agen bandar poker

Diperkosa dan Dibunuh Namun Pelakunya Tidak Ditemukan

Namun tak disangka hingga malamĀ  hari ia tidak kunjung pulang ke rumah. Suami Wei, Cao Dashan, dan kakak laki-lakinya kemudian mencoba mencari Wei.

Di tengah perjalanan, ada orang yang memberi tahu mereka bahwa di dekat sumur desa ada sepeda motor yang tergeletak. Setelah tiba di lokasi dan menyenter bagian dalam sumur, suami Wei menemukan anak laki-lakinya sudah mengambang di sana. Tubuh Wei pun kemudian ditemukan tanpa sehelai baju pun di tubuhnya. agen bandar Q

Setelah melalui pemeriksaan pendahuluan, tim forensik menemukan bahwa kedua tengkorak kepala mengalami keretakan dan di dalam tubuh Wei juga ditemukan ada sperma.

Melihat kondisi tempat kejadian, kemungkinan pelaku menyeret Wei dan anak laki-lakinya dari jalan ke lokasi, lalu memperkosa Wei dan kemudian melemparkan keduanya ke dalam sumur. agen poker

Polisi menangkap 48 orang terduga pelaku, tapi setelah melalui proses penyelidikan panjang pun, polisi tidak bisa menemukan barang bukti sama sekali dan pada akhirnya kasus itu pun ditunda.

Diperkosa dan Dibunuh Namun Pelakunya Tidak Ditemukan

Saat itu, ilmu pegetahuan dan teknologi belum semaju saat ini, juga belum ditemukan cara pemeriksaan DNA. Namun, deputi polisi yang bernama Fan Xinhe dan dokter forensik yang bernama Wang Weihua, berinisiatif untuk menyimpan bukti forensik kasus ini.

Pada tahun 2010, Kantor Polisi Jiaozuo mulai menerima basis data DNA. Namun, hingga 2 tahun kemudian pun belum ditemukan titik terang kasus ini. domino QQ

Baca juga : Suami Selingkuh Istri Menyebunyikan Harta

48 orang terduga pelaku kemudian perlahan mulai diperiksa kembali. Ada beberapa dari mereka bahkan sudah meninggal. Selama satu tahun, pemeriksaan ini pun belum membuahkan hasil, namun mereka tetap tidak menyerah.

Hingga pada tahun 2016, Fan Xinhe menerima laporan bahwa hasil DNA mengarah pada seorang pria berusia 75 tahun bermarga Shi.

Tapi setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, ternyata penampilannya berbeda dengan orang yang dicurigai dulu. Setelah bertanya-tanya, akhirnya diketahui bahwa saat kejadian.

Laki-laki tersebut sedang berkunjung ke sana untuk menemui anaknya Shi Jiazou namun anaknya ini sudah meninggal 10 tahun yang lalu.

Lalu, untuk melengkapi bukti, polisi memutuskan untuk melalukan otopsi di peringatan 25 tahun kejadian tersebut. DNA yang menjadi barang bukti cocok 99.9999% dengan DNA Shi Jiazou. Akhirnya, kasus ini pun ditutup.

Andini Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *