0

Kakek 103 Tahun Ini Berjalan 24 Km Hanya untuk Mengemis

Kakek 103 Tahun Ini Berjalan 24 Km Hanya untuk Mengemis

Kakek 103 Tahun Ini Berjalan 24 Km Hanya untuk Mengemis

Kakek 103 Tahun Ini Berjalan 24 Km Hanya untuk Mengemis

Kakek 103 Tahun Ini Berjalan 24 Km Hanya untuk Mengemis-Sebelumnya Cerpen pernah meliput kehidupan seorang pengemis bernama Dobri Dobrev dari kota Bulgaria. Dobri lahir sejak tahun 1914, alias sekarang sudah berumur 103 tahun.

Dobri awalnya memiliki kehidupan

yang sama dengan manusia pada umumnya. Saat ia masih muda ia menikahi istrinya dan melahirkan seorang anak laki-laki. Dan ia memiliki kehidupan bahagia.

Namun sejak Perang Dunia Kedua, dia terluka akibat ledakan bom tersebut, dan kehilangan sebagian pendengarannya. Keluarganya tidak bisa menerima keadaannya dan memilih untuk meninggalkan dia seorang diri.

Akibat keterpurukan tersebut suatu hari, dia memutuskan untuk meninggalkan kehidupan materialnya dan memulai karir pertapaannya. Dia berjalan 24 kilometer setiap hari ke katedral Sofia, mengemis di dekat Katedral Alexander Nevsky.

Sebenarnya untuk makan dan minum, Dobri mendapat uang pensiun dari pemerintah sebesar 80 Euro atau hampir 1.3 juta rupiah/bulan. Dari uang itulah Dobri mengantungkan hidupnya. Lalu mengapa Dobri masih memilih untuk mengemis?

Penghasilan mengemis 1 tahun sekitar 40.000 euro. Uang dari hasil mengemis tidak pernah ia sentuh. Melainkan ia sumbangkan ke panti asuhan untuk membayar tagihan bil dari panti asuhan tersebut.

Kakek 103 Tahun Ini Berjalan 24 Km Hanya untuk Mengemis

Melihat ketulusan dan keteladanan hidupnya, semua orang dikota tempat ia tinggal memberinya julukan dengan sebutan “Orang Suci Babel” karena ia lahir dari kota Babel.

Dobri menjelaskan kenapa ia rela melakukan itu semua, ia berkata “Setiap orang memiliki dua kehendak di dalam hati mereka, satu dari Tuhan dan satu dari setan.

Dan hati kita selalu bertengkar untuk menuruti kata hati siapa, dan saya pikir kita harus mengikuti kehendak Tuhan. Karena Tuhan sudah menolong kita dengan baik. Jadi sudah seharusnya kita balas kebaikan Tuhan dengan cara menolong sesama”

Dobri menambahkan “Tuhan sudah mencintai kita terlebih dahulu, jadi saatnya kita mencintai orang disekeliling kita dengan memakai cintanya Tuhan”

Cerita Dobri, Si Orang Suci dari Babel pun langsung dikenal oleh banyak orang dunia. Dan banyak orang yang penasaran dengan kota Sofia ini. Berikut fakta menarik yang dikumpulkan tentang Kota Sofia:

Sofia, Bulgaria, dimana mungkin kita akan menemukan keberadaan Dobri. Ini adalah ibu kota dan kota terbesar Bulgaria, Terletak di jantung Semenanjung Balkan, dikelilingi oleh pegunungan dan dikelilingi oleh tiga jalur pegunungan.

Kakek 103 Tahun Ini Berjalan 24 Km Hanya untuk Mengemis

Di tempat Katedral Alexander Nevsky, inilah tempat Dobri pergi mengemis. Ini adalah salah satu gereja Ortodoks terbesar di dunia. Bangunan bergaya neo-Bizantium yang luasnya 3.170 meter persegi dan mampu menampung 10.000 orang.

Selain itu, Bulgaria penuh dengan reruntuhan Romawi kuno, yang diperintah oleh Kekaisaran Romawi sejak tahun masehi. Sofia bahkan merupakan monumen yang penuh dengan Kekaisaran Romawi.

Dan fakta menarik lainya, mulai sekarang semakin banyak gedung-gedung yang melukis muka Dobri di sepanjang jalan yang ada. Dobri dijadikan panutan dan sangat dihormati di kota tersebut.

Baca juga : 12 Kejadian Setelah Melahirkan

So, dari kisah Dobri benar-benar bisa menjadi panutan. Jika kamu ingin mencari seorang yang patut dicontoh, maka dialah orangnya. Kelakuan baik seperti dia inilah yang sangat dibutuhkan di dunia ini.

Ia yang tadinya bisa menggunakan uang itu untuk hidup lebih baik, namun ia malah menyumbangkan kepada anak2 yang sudah kehilangan orangtuanya.

Kelakuannya membuat semua orang terharu. Ia mengatakan bahwa di masa mudanya telah melakukan kesalahan dan sekarang ia ingin menebus kesalahannya dengan cara mengemis dan hasilnya untuk ia sumbangkan untuk membantu orang lain yang membutuhkan.

Andini Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *